Selasa, 30 April 2013

GLOSARI

A
Accent. Tekanan pada nada tertentu. Bisa tekanan pada nada tunggal dalam melodi maupun pada sekelompok nada (akord) dalam rhytm.

Ascending. Gerakan naik dari suatu tangga nada (dari "do" rendah ke "do" tinggi)

Augmented. (aug/+)
(1). Dalam konteks akord, berarti suatu akord yang tersusun dari triad 1, 3, #5, yang memiliki interval 2 laras - 2 laras.
(2). Dalam konteks interval berarti interval 1 ke #4 atau jarak 3 laras.

B
Barre chord. Suatu akord yang bentuk penjariannya menggunakan satu jari untuk melakukan blok pada beberapa senar dalam satu fret.

C
Chord. (Akord) Suatu rangkaian nada yang tersusun vertikal.

Chord inversion. (Akord pembalikan) Akord yang nada terendahnya tidak berada pada tonik  (1) akord tersebut, tapi bisa berada pada nada-nada ters (3) atau kwint (5)-nya.

Cut. Ritme ornamental yang berupa bunyi perkusif. Ornamen ini dihasilkan dari teknik damping.

Cycle of 5th. Suatu diagram untuk menunjukan tingkat akord serta jumlah kres dan mol.

D
Damping. Teknik menghentikan bunyi rasquedo dengan cara melonggarkan tekanan jari kiri pada senar.

Descending. Gerakan turun dari suatu tangganada (dari "do" tinggi ke "do" rendah).

Diatonic. Sistem tangganada yang memiliki rangkaian nada chromatick, yaitu jarak masing-masing nada-nya setengah laras.

Diminished (dim).
(1). Dalam konteks akord berarti suatu akord yang tersusun dari triad 1, b3, b5, yang memiliki interval 1 1/2 laras - 1 1/2 laras.
(2). Dalam konteks interval berarti interval 1 ke b5, atau jarak 3 laras.

Distortion. Suatu sound effect gitar yang karakter sound-nya pecah dan memiliki sustain  relatif panjang. Pada awalnya, efek distortion ini didapat dari input sinyal yang berlebihan pada tube preamp.

Dominant chord. Akord yang mengandung nada 1, 3, 5, b7, dan /atau super impose-nya. Akord ini adalah akord tingkat V dalam sistem harmonil tonal.

E
Etude. Latihan teknik yang disusun menyerupai lagu.

F
Figure bass. Nada terendah suatu akord, yang biasanya dimainkan oleh instrumen bass.

Fingerboard. Dalam instrumen gitar kadang juga disebut fretboard, yaitu papan pencet instrumen yang berdawai dan memiliki neck.

Fingering. Sistem penjarian suatu alat musik.

Fret. Garis-garis logam pada fingerboard gitar yang berfungsi membagi area yang harus ditekan untuk menghasilkan nada tertentu.

Fretboard. Lihat fingerboard.

H
Harmoni. Sistem yang membahas pengaturan/kesuaian rangkaian nada yang tersusun vertikal. Dari sistem harmoni inilah akord terbentuk.

I
Interval. Jarak antara dua nada. Di dalamnya termasuk interval seconde, ters, kwart, kwint, sekst, serta septim.

L
Lead. Vokal maupun instrumen yang memainkan tema utama.

M
Major. Akord yang tersusun dari triad 1, 3, 5, atau interval 2 laras - 1 1/2 laras.

Major scale. Tangga nada yang memiliki formula 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 1.

Measure/Bar. (Birama). Satuan hitung dalam dimensi waktu suatu musik. Measure/Bar membagi hitungan suatu ketukan ke dalam sukat (time signature).

Melodi. Rangkaian nada yang tersusun secara horisontal.

Minor. Akord yang tersusun dari triad 1, b3, 5. atau interval 1 1/2 laras - 2 laras.

Minor Scale. Tangga nada yang memiliki formula 1, 2, b3, 4, 5, b6, b7, 1.

Mol/b. Mengurangi setengah laras pada nada yang dibubuhi tanda tersebut.

N
Non diatonic chord. Akord yang tidak termasuk dalam tingkat-tingkat akord sistem harmoni diatonik.

Notasi. Sistem penulisan musik.

O
Oktaf.
(1). Dalam konteks tangga nada berarti rentang nada-nada dari "do" sampai "do'".
(2). Dalam konteks interval berarti jarak dari nada "do" ke "do'".

Overdrive. Karakter sound yang mirip distortion.

P
Palm mute. Teknik damping dengan menggunakan tangan kanan.

Percussion. Instrumen musik yang produksi sound-nya dihasilkan dengan cara dipukul.

Pick. Alat yang dipergunakan untuk memetik gitar.

Pick harmonic. Teknik memproduksi nada yang jauh lebih tinggi daripada nada asli dengan menggunakan pick.

Picking. Teknik memainkan pick.

Pitch. Tingkat ketinggian suatu nada.

Power chord. Suatu akord yang tersusun dari nada 1, 5.

Prime chord. Akord pokok dalam sistem harmoni diatonis.

Progresi chord. Gerak maju rangkaian akord.

R
Rasquedo. Teknik mengocok gitar.

Rhythm section. Sekelompok instrumen dalam combo band yang memainkan musik latar (yang berupa pola ritme figure bass serta progresi akord) untuk mengiringi melodi utama.

S
Scale. Tangga nada.

Secondary chord. Akord bantu dalam sistem harmoni diatonik.

Sharp (#). (kres) Menambahkan setengah laras pada nada yang dibubuhi tanda tersebut.

Slash chord. Akord yang nada terendahnya tidak berada pada tonik-nya.

Staccato. Nada atau akord yang berbunyi dalam tempo yang singkat.

Staff. Garis paranada.

T
Tablature. Sistem pemnulisan untuk gitar dengan gambar senar serta nomor fret yang harus ditekan.

Tertiary chord. Akord tersier dalam sistem harmoni diatonik.

Time signature. (sukat). Sejumlah hitungan dalam satu birama. Contoh : 4/4, 3/4, 6/8, dan lain-lain.

Tonal. Suatu sistem relasi antarnada dalam tangga nada diatonis.

Tonik. Suatu nada dan/atau akord yang berfungsi sebagai semacam "pusat gravitasi" bagi nada dan/atau akord lain.

0 komentar:

Posting Komentar